BEKASI TRIBUNNEWS.COM-Sopir angkot dan pemasok kopi sangat senang menerima bantuan sosial tunai (BST) pemerintah.

Mereka mengatakan bahwa mereka akan menggunakan bantuan yang mereka terima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam -19 tahun, banyak pekerja harian mengalami dampak ekonomi yang sangat besar.

Pendapatan banyak dari mereka turun tajam, termasuk pengemudi, angkutan umum, dan kedai kopi.

Sama seperti Pak Nara (Sopir Angkot) dan Bu Eza (-Barista) yang bekerja keras untuk kehidupan keluarga. Kata Nash: “Saya ucapkan terima kasih Pak Presiden, bantuannya sangat bermanfaat, saya akan beli sembako. Entitas.” – Baca: Data terbaru pasien positif Corona meningkat 67 8 menjadi 25.216, 1.520 meninggal, 6.492 sembuh – –Presiden memerintahkan percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat rentan terdampak Covid-19.

Oleh karena itu, Kementerian Sosial RI telah menetapkan tujuan BST sebagai Kabupaten Bekasi agar secepatnya menjadi penerima manfaat.

Nilai nominal BST yang diterima setiap rumah tangga adalah Rp 600.000.