Laporan wartawan Tribunnews.com Adi Suhendi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Intelijen Negara (BIN) terus membidik zona merah di Surabaya, Jawa Timur, dan melakukan rapid test skala besar untuk Covid-19. Pada hari kedelapan, BIN melakukan tes cepat 2 poin di Surabaya.

Lokasi pertama berada di Taman Bus Wisata Religi Sunan Ampel, dan lokasi kedua adalah Dermaga Keputih di Jalan Tegal Keputih, Surabaya. -Kepala Jawa Timur, BIN (Kabinda), Brigjen. Jenderal TNI M Syafei mengatakan, rapid test dan swab test yang dilakukan BIN berhasil melewati 13 titik combing di wilayah Surabaya.

Baca: Terkait Fakta Seorang Ibu, Janin, dan 2 Orang Tua Diduga Terpapar Virus Corona di Surabaya-Ia Berharap Penerapan Tes Cepat Skala Besar ini dapat menghentikan penyebaran Covid-19.

“Hari ini, acara quick test di Sura baya ini telah kami lakukan untuk ke-13 kalinya dalam 8 hari. Kami berharap Brigjen TNI M Syafei menerimanya di Surabaya, Jawa Timur (6 Mei 2020) pada hari Jumat. Pernyataan tersebut berbunyi .

Baca: Korona mulai memudar, dan banyak negara di dunia akan membuka industri pariwisatanya, termasuk Indonesia-rangkaian uji coba skala besar yang dilakukan di Jawa Timur adalah Kepala Jenderal BIN Pol (Purn) Budi Jenderal Gunawan pecahkan Covid-19.

Syafei menyatakan, kegiatan rapid test akan berlanjut di Ibukota Provinsi Jawa Timur hingga 10 Juni 2020.

Hal ini karena Surabaya termasuk Jawa Timur Covid- Episentrum 19 kasus positif tertinggi.

Baca: Indonesia, Corona Update, 5 Juni 2020: 10 Provinsi dengan Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi