Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Laksamana Badan Keamanan Laut Indonesia (Bakamla) Aan Kurnia (Aan Kurnia) menerbitkan “Pedoman Menghadapi Pandemi Covid-19 di Laut” pada Rabu (17/6). -Aan mengatakan, panduan ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah, dalam hal ini membantu Kelompok Kerja Percepatan Manajemen Covid-19.

Ia mengatakan yang terpenting adalah memberikan perlindungan dan tata cara bagi aparat penegak hukum di kapal patroli. Merespon wabah Covid-19 di Indonesia. — “Saya berharap buku ini dapat membantu aparat penegak hukum di laut dalam menjalankan tugasnya, sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 di laut,” kata Aan Kurnia seperti dikutip dari situs resmi bakamla, Kamis. . go.id (18 Juni 2020).

Bacaan: 14 Pedagang di Pasar Kebayoran Lama Optimis Covid-19, Satpol PP: Pengawasan Selesai

Aan a menjelaskan, Panduan yang berlaku kurang lebih enam bulan ini-selama proses produksi, Aan mengaku sudah melakukan serangkaian konsultasi dengan BNPB dan intas serta instansi lain, terutama yang memiliki pasukan patroli maritim. . -Sebenarnya Aan mengaku buku itu diminta oleh Australian Border Guard (ABF), yang mirip dengan Australian Coast Guard. Ini akan diadopsi dan digunakan sebagai tanggapan dari penjaga laut Australia terhadap Covid-19.

“Buku ini akhirnya akan selesai pada 30 Mei 2020,” ujarnya. Timur, Rabu (17/6) -Dalam hal ini, Aan mendampingi Direktur Hukum Bakamla Indonesia Laksma Bakamla Erry Herman dan Penegak Hukum Bakamla Indonesia Kolonel Bakamla Iman Wahyudi.