Laporan reporter Tribunnews.com Reza Deni —— Vanessa Surya, influencer sekaligus relawan Pokja JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Covid-19, berharap ketika pemerintah mengeluarkan regulasi kesehatan yang baru, masyarakat akan paham dan terus mengimplementasikan kesepakatan kesehatan tersebut. Kebijakan normal yang diadopsi selama virus Corona atau pandemi Covid-19.

“Paling tidak, kalau mau jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun, ya enggak mau ‘tidak boleh’.” Ini perlu kita ingat lagi, ”kata Vanessa Surya, Rabu (27/5). Siaran BNPB 2020). Baca: Trump kesal karena tweetnya sejalan dengan pemeriksaan fakta dan menuduh Twitter ikut campur dalam relawan non-medis pemilu presiden 2020 Vanessa Surya mengatakan bahwa sejumlah relawan tidak bisa Terus mengingatkan masyarakat Indonesia sekitar 260 juta, lanjutnya: “Ada 30.000 relawan dan fungsinya masing-masing. Kita tidak bisa sepenuhnya mengingatkan masyarakat bahwa orang tidak saling mengenal.

Menurutnya, pemerintah sudah banyak mengeluarkan regulasi untuk meminimalisir cakupan penularan .- “Covid-19 tidak bisa dihilangkan, paling tidak tidak mungkin diminimalisir, tapi bila masyarakat tidak menyadari hal itu tidak menggunakan. Ini tidak ada gunanya bagi sukarelawan yang belum berpartisipasi dalam Covid-19. Dia menyimpulkan. — Arahan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07 / MENKES / 328/2020, pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 di perkantoran dan perusahaan industri untuk mendukung kelangsungan usaha dalam situasi pandemi. Terawan Agus Putranto mengatakan, pengembangan pedoman kebiasaan baru ini mempertimbangkan banyaknya tenaga kerja, besar kecilnya mobilitas dan interaksi penduduk yang biasanya disebabkan oleh aktivitas profesional.