Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Presiden Dewan Legislatif Indonesia (Baleg) Supratman Andi Agtas (Andi Agtas) mengusulkan untuk menunda diskusi tentang klaster ketenagakerjaan dalam rancangan UU Ketenagakerjaan Komprehensif. — Selain itu, pekerja memerlukan lebih banyak waktu untuk memberikan informasi tentang undang-undang komprehensif.

Baca: Berita terkini Arief Budiman meninggal setelah sosiolog menentang Parkinsonisme. Karena mereka ditolak oleh rekan-rekan mereka, mereka berharap memiliki lebih banyak waktu untuk berkontribusi. Pada prinsipnya, kami setuju untuk menunda diskusi ke grup sampai situasi memungkinkan, “kata Supratman kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Politisi partai politik Gerindra mengumumkan bahwa karena oposisi publik, kluster lain tertunda dan Bukan tidak mungkin.

Pada saat itu, ia setuju untuk menunda diskusi tentang kelompok kerja.

Baca: Kedekatan Raffi Ahmad Dicecar dengan beberapa orang, Luna Maya baru saja menyingkirkan masalah Ariel NOAH — Supratman temui Terungkap bahwa ia akan mengusulkan untuk menunda pertemuan dengan pemerintah .– Baca: DPRD DKI meminta Anies untuk melepaskan Kepgub untuk menyewa apartemen gratis yang terkena PSBB

“Jadi, nanti, kita akan lihat apakah supraman ini akan mengatakan: “Terutama berkenaan dengan cluster pekerjaan, kami akan meminta perpanjangan.” Pada pertemuan Ballag berikutnya, saya akan membuat rekomendasi yang sama. Gerindra akan membuat proposal yang sama.

Kita tahu bahwa banyak serikat pekerja telah mendesak Dewan Perwakilan Rakyat untuk menghentikan diskusi tentang tagihan tenaga kerja selama pandemi korona.

Bahkan, mereka berencana untuk mengadakan demonstrasi di depan organisasi buruh. Pada tanggal 30.