Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pelaksanaan kesepakatan kesehatan pada masa pandemi, khususnya 3M, mutlak menjadi suatu keharusan, tanpa memandang usia dan status sosial.

Jadi bagaimana cara memperkenalkan perjanjian kesehatan anak?

Korban Covid-19 adalah Rossalita Mirah Utami, dan mereka memiliki saran khusus bagi anak-anak mereka untuk mengikuti prosedur kesehatan.

Kita tahu bahwa anak Made masih berusia di bawah 1,5 tahun. -Sebagai ibu yang terinfeksi Covid-19, Made dan suaminya khawatir anak-anaknya akan mengalami nasib yang sama. –Jadi, dia selalu mengajari anak-anak bahwa saat ini, topeng harus dipakai di mana-mana, terutama di luar rumah. –Baca: Jika ada sanksi berat, peserta pilkada akan mempertimbangkan kembali pelanggaran aturan kesehatan – “kata Made dalam percakapan BNPB:” Dia melihat ibu saya memakai topeng dan ayah saya memakai topeng. Channel YouTube, Kamis (10/8/2020) -Dia membandingkan memakai masker dengan hal-hal kecil berair lainnya, tidak penting seperti memakai sandal saat keluar rumah.

“Nak, jika kamu tidak memakai topeng, jangan tidak pergi,” lanjut.

Tentu saja, Made sangat baik hati. — Ini agar anak-anak memahami pentingnya menggunakan masker sekarang.

– Catatan editor:

Kami bersama-sama memerangi virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan tata cara kesehatan di setiap acara. Ingat pesan bunda, 3M (pakai masker, rajin rajin) cuci tangan dan jaga jarak. )