JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Pimpinan DPR RI meminta masyarakat menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal sekaligus Wakil Ketua Covid-19 dan Luhut Binsar (Luhut Binsar) menimbulkan kontroversi. Komite Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional Pandajaitan akan mengawal. Perkembangan pencegahan Covid-19 di delapan wilayah-Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua MPR, memperkirakan Presiden Jokowi harus mempertimbangkan pemilihan Luhut untuk memimpin kepengurusan organisasi. Covid-19 ada di delapan wilayah. Nah, kalau grafiknya naik, perlu ada pembagian kerja, “kata Dasco di Gedung DPRD Kota Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2020) ….” Diperlukan, karena Presiden memang penanggung jawab. Dia menambahkan. “-Politikus Partai Gerindra mengatakan bahwa dia membutuhkan lebih banyak energi untuk menghadapi pandemi yang meningkat ini. Wajar jika Dasco percaya bahwa Presiden Jokovy telah mempercayakan Lukht untuk mengawasi manajemen Lukht. Covid-19 .

Baca: Di Indonesia, Cokowi Hadapi Covid-19: Jangan Tergesa-gesa Tutup Kawasan

Karena Manajemen Covid Committee juga bertanggung jawab atas pemulihan ekonomi negara. Ia menyatakan: “Presiden Mungkin membutuhkan lebih banyak energi untuk mempercayakan Menteri Kelautan untuk berkoordinasi dan berpartisipasi dalam tugas pemberantasan Covid-19. -Seperti disebutkan sebelumnya, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Daerah. Kementerian Kelautan dan Investasi juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, serta bekerja sama dengan Covid-19 Doni Monardo, Ketua Kelompok Kerja Penanganan -19, secara bersama-sama mengawasi perkembangan penanganan Covid-19. Ketua Komite Kebijakan Manajemen Covid-19 mengatakan: “Wakil Ketua Panitia, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan, dan ketua Kelompok Kerja Covid-19 harus secara bersamaan memantau dan mengevaluasi. Dan pada Senin (14/9/2020) pemulihan ekonomi nasional Airlangga Hartarto dilaksanakan di Istana Modka Jakarta.

Airlangga mengatakan jumlah kasus Covid-19 di delapan daerah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Diantaranya, DKI Jakarta Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Kedelapan provinsi ini menyumbang lebih dari 50% kasus aktif di Indonesia.

“Jadi, Presiden Diminta keduanya untuk lebih terkoordinasi pada pekan ini, kata dia, khusus di delapan wilayah terdampak, fokusnya meningkat. Menurut Airlangga, Presiden, dengan memantau dan memantau penyebaran Covid-19, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus ditingkatkan. Selain itu, menggunakan intervensi lokal untuk memastikan bahwa Covid-19 ditangani di daerah tersebut. Dia mengatakan: “Dengan cara ini, dimungkinkan untuk terus memantau RT, pemantauan dan evaluasi wilayah RW di 83.000 desa.”