JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal berbagi cerita tentang penerapan aturan shalat Jumat setelah pemerintah Turki melonggarkan. Selama tiga bulan terakhir.

Sholat Jum’at untuk umat harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Lalou mengatakan dalam diskusi online tentang “Ibadah Jumat di Negara Sahabat” yang disiarkan di channel YouTube BNPB, Sabtu (27/6/2020): “Jaga hubungan dekat. -Bahkan untuk khotbah singkat, hanya ada lima Menit, ini ketepatan waktu seluruh unjuk rasa, karena kalau terlambat, mereka tidak bisa melakukannya di halaman masjid, bukan di masjid. Ikut salat Jumat singkat.

Selain itu, kata Lalu polisi berjaga-jaga Ingatkan jamaah untuk melaksanakan akad sanitasi, seperti menjaga jarak dan mengimbau jamaah segera membubarkan diri setelah salat Jumat .- “Masjid tidak memperbolehkan hadits. Laru berkata, “Setiap orang diundang untuk berdoa untuk hari-hari suci di rumah mereka. Sholat Jumat untuk musim panas. Saat musim dingin tiba di akhir September, kata Laru. Turki mungkin memiliki peraturan yang berbeda.