Laporan reporter Tribunnews.com Glary Lazuardi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19) telah mengubah rangkaian kebijakan pemerintah pada tahun 2020.

Salah satunya terkait liburan dan pekerjaan Tentang Idul Fitri (Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah / 2020 M) beberapa hari kemudian. – Awalnya, libur Idul Fitri dimulai pada 26 Mei 2020, Selasa, dan berlangsung selama empat hari. Pada pandemi -19, kebijakan tersebut akhirnya diusulkan, dipersingkat, dan ditunda hingga akhir tahun 2020.

Mulai Selasa ini (26 Mei 2020), kegiatan pemerintahan, bank, dan kantor swasta akan berjalan normal. Baca: Usai Meninjau Pelaksanaan PSBB, Lurah Babak Belur Diadili 13 Warga – Bacaan: Bogar Bage & Lari Gegara (Bogar Bage & Lari Gegara) Dituding Tak Pakai Topeng, Nyaris Tabrak Pengendara, Ini Nasibnya-Baca: Satroni Minimarket Tanjungkarang (Tanjungkarang), Mencuri Mesin ATM Bisa Hasilkan Uang Ratusan Juta Rupiah oleh Organisasi Kesehatan Dunia, Organisasi Kesehatan Dunia dan Kesehatan yang Ditunjuk Pemerintah protokol.

“Terus ikuti protokol kesehatan dan panggilan jarak jauh sosial dan fisik untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata mantan Ketua Himlab Raya Jakarta Ginanda Siregar, Selasa (26/5/2020).

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan orang yang berusia di bawah 45 tahun untuk melanjutkan aktivitas.

Inilah salah satu orang yang menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Dulu, semua orang, berapapun usianya, diajak tinggal di rumah untuk mengurangi rantai penularan virus corona penyebab Covid-19.

Dengan demikian, sebagian orang yang dianggap berisiko terlalu tinggi tertular virus ini bisa pulang. Untuk memenuhi normal baru, tr harus melakukan aktivitas pada waktu yang sama.

Perwakilan DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan Partai Perindo menyampaikan bahwa Idul Fitri menjadi perhatian utama untuk memenangkan virus corona.

Dia mengundang kami untuk mendukung seruan pemerintah.

“Mudah-mudahan pada hari ini, Fitri bisa memberi kami kemenangan mengalahkan Covid-19.” Ujar anggota termuda Partai Demokrat di Kabupaten Labuan Batu Selatan itu.