Tangerang TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menerapkan pembatasan sosial di tingkat daerah atau PSBL pada tahap keempat PSBB.

Saat ini, masih ada 18 wilayah yang masih berada di zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19. : WHO peringatkan China: 19 kasus Covid telah terjadi: Ratusan angka memperingatkan semua negara – Dinas Kesehatan Wilayah Tangerang Kepala Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kantor Hendra Tarmizi mengatakan, dilansir TribunJakarta.com. Hendra menyampaikan melalui pesan singkat pada Senin, 15 Juni 2020: “Ada 18 kecamatan positif Covid-19 kasus dan semua kecamatan berada di zona merah RT-RW.” Kata Hendra lewat SMS, 2020 15 Juni. Dia mengatakan, jumlah distrik yang menyebar COVID-19 tidak berkurang.

Namun, dapat dipastikan bahwa dibandingkan dengan transmisi pertama sebelum penerapan PSBB, intensitas transmisi telah jauh berkurang.

Hendra menjelaskan: “Jumlah wilayah tetap sama, namun intensitas transmisi menurun.”

Berdasarkan data yang diperoleh dari https://covid19.tangerangkab.go.id/, 18 kecamatan tersebut terbagi Yaitu Kelapa Dua, Curug, Pasarkemis, Cikupa, Pagedangan, Balaraja. -Lalu Kosambi, Cisauk, Jambe, Rajeg, Legok, Pakuhaji, Tigaraksa, Sepatan, Pannangan, Teluknaga, Sepatan Timur dan Sindang Jaya. -Untuk rujukan, pelaksanaan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang diperpanjang dari 14 hingga 20 Juni. Bupati Ahmed Zaki Iskandar pada gelombang keempat PSBB mengumumkan bahwa pihaknya akan memperkuat fungsi pokja di tingkat RT / RW.