Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Tak kurang dari 11,8% responden menyatakan akan selalu kembali ke kampung halaman saat Lebaran tahun 2020 mendatang.

Pada saat yang sama, 86,3% dari responden mengatakan mereka tidak akan kembali ke negara mereka, dan 2% lainnya tidak merespon atau tidak tahu.

Dari 9 hingga 15 April 2020, hasilnya dapat dilihat dari survei yang dilakukan Radio Republik Indonesia (RRI) dan Barometer India terhadap 400 responden di 7 provinsi. -Membaca: Kapan 2020 dimulai? cepat? Berikut jadwal pertemuan Isbat dan pantauan lokasi hilal- “Menjelang Mei 2020, menjelang mudik lebaran mendatang (kampung, red), sebagian besar masyarakat menyatakan tidak akan pulang 86,3%. Namun masih ada 11,8% mengatakan akan kembali ke rumah masing-masing, ”ujar Qodari, direktur eksekutif India Barometer, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Kamis (23/4/2020).

Pemerintah memutuskan untuk melarang kembali ke rumah

Menurut hasil survei, mereka yang masih ingin kembali mengatakan bahwa alasan utamanya adalah untuk menjalin persahabatan dengan keluarga mereka yang merupakan 40,8% responden.

Baca: Judika Lelang Sepatu Bantu Orang Lain Saat Wabah Covid-19, Dijual 6 Juta Rupiah-Lalu, Hingga ‘19.7% Responden Mengatakan Jika Kondisi Sudah Teratur Dewasa, mereka akan pulang lebih baik.

Alasan lain mengapa responden ingin pulang yaitu rindu kampung halaman, menganggur kota, pulang dekat dan tradisi kumpul keluarga.

Pada saat yang sama, sebagian besar narasumber yang tidak pulang ke rumah mengaku takut tertular atau menyebarkan virus corona hingga 38,5% dan mencegah penyebaran penyakit ini. Virus korona turun 21,2%.