Reporter Jakarta Tribunnews.com, Gita Irawan (Gita Irawan), Komandan Kelompok Kerja Gabungan Jakarta Mayor Jenderal Yudo Magno mengatakan bahwa pada hari ini (25 Maret 2020), Rabu pukul 10:00 pagi Sebanyak 144 pasien yang terkait dengan 19 pasien dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Kemayoran.

Yudo mengatakan bahwa dari 144 pasien yang diobati untuk COVID-19, ada 9 pasien yang positif COVID.

Selama periode ini, 94 pasien berada di bawah pengawasan (PDP). 41 orang dengan status pemantauan (ODP).

Membaca: Kento Momota, yang masih lajang, telah kehilangan kondisi kekasih idealnya

Membaca: Wakil Ketua Umum Indonesia BURT menyerukan kepada pemerintah untuk menggunakan pembelajaran TV

Membaca: NU Care -LAZISNU menentang Covid- Pada tanggal 19, dari perolehan APD hingga rekrutmen sukarelawan- “Ini adalah data terbaru dari dokter yang hadir. Jumlah pasien rawat inap saat ini adalah 144. Ada sekitar 86 pria dan 58 wanita, 9 dari 19 aktif. 41 memiliki Orang dengan status ODP dan 94 orang dengan status PD P, “kata Yudo ketika menghubungi wartawan, Rabu (2020/3/25).

Sebelumnya, Yudo mengatakan per 6:30 pada hari Selasa (24 Maret 2020). Di Indonesia Barat, Covid -19 Emergency Kemayoran Hospital merawat total 88 co-19 pasien.

Yudo mengatakan bahwa dari 88 pasien yang berpartisipasi dalam co-19, 86 menerima perawatan, dan 2 dari mereka masih menunggu hasil tes laboratorium.

“Sebelum pukul 18:30 pada hari WIB, pasien di Rumah Sakit Darurat Atlet Wismar diperbarui dan total 86 pasien dirawat. Dari jumlah tersebut, 43 adalah pria dan 43 adalah wanita. Dua pasien lainnya sedang menunggu. Hasil tes laboratorium, “kata Yudo saat menghubungi Tribunnews.com, Selasa (24/3/2020).

Yudo juga mengkonfirmasi bahwa peralatan medis dan alat pelindung diri (PPE) dari staf Kogasgabpad yang bertugas di Wisma Altet sudah cukup. — -Namun, karena rumah sakit darurat lama awalnya dimaksudkan untuk mengembalikan properti atlet, masih ada ruang untuk perbaikan.

“Peralatan medis dan alat pelindung diri sudah cukup, hanya perbaikan yang diperlukan, karena hotel telah menjadi rumah sakit darurat hotel, jadi tentu saja harus ada perbaikan.