Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee memperkirakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang untuk terkoreksi awal pekan ini dan menguat kembali selama akhir pekan. — Hans menjelaskan bahwa pergerakan IHSG akan sangat terpengaruh, “Pasar global dan regional didukung pada level 3,918-4,393.” Beli saat lemah, “katanya di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Baca: Menemukan obat-obatan aktif yang tidak sadar, dulu merupakan skandal serius

Menurutnya, pasar saham Indonesia menghasilkan 405,1 triliun rupee sebagai tanggapan terhadap paket stimulus anggaran. Lebih kuat lagi untuk memberikan penghormatan kepada Presiden Jokowi dalam menanggapi dampak ekonomi negatif dari pandemi korona atau penyebaran epidemi Covid-19.

Namun, perkiraan terburuk dari dampak Covid-19 terhadap ekonomi juga telah memberikan tekanan pada tren pasar, yaitu, nilai tukar rupee terhadap dolar AS adalah antara 17.500 dan 20.000 Rp.

Baca: Update: Karawang Cellica (Karawang Cellica) Bupati dikarantina setelah 10 hari karena korona positif

maka tingkat inflasi turun dari 3,9% menjadi 5,1%, harga minyak Pada US $ 38-31 per barel, pertumbuhan ekonomi 2,3% menjadi minus 0,4% -tapi Hans menambahkan bahwa ketika data realisasi lebih baik dari yang diharapkan, perkiraan yang salah akan menjadi keuntungan dan sentimen positif. Di sisi lain, jumlah kasus Covid-19 akan meningkat, dan karena jumlah tes masih kecil, kami khawatir akan lebih lambat daripada negara lain. Dia menyimpulkan: “Peningkatan jumlah kasus yang diuji ganda menggambarkan pengobatan Covid 19 kasus.”