TRIBUNNEWS.COM-Dalam beberapa hari terakhir, Tirta Mandira Hudhi atau Dr. Tirta berbagi kondisinya.

Seperti yang kita semua tahu, dokter Tirta menerima perawatan di rumah sakit.

Dr. Tirta melaporkan bahwa dia adalah pasien di bawah pengawasan virus corona (PDP).

Dr Tirta baru-baru ini melaporkan lagi hasil tes cepat Covid-19 yang diterimanya.

Membaca: Fakta bahwa penduduk Gowa menolak pemakaman Corona PDP, mayatnya dikembalikan ke rumah sakit, dan akhirnya — -Berbaca: Pesan Dr. Tirta: Jangan berkeliaran di masa lalu dan melukai komunitas dan staf medis!

Seperti yang kita semua tahu, Dr. Tirta adalah sukarelawan virus corona.

Setelah dokter berusia 28 tahun itu muncul di program ILC TV One yang disutradarai oleh Karni Ilyas, ia menjadi topik diskusi publik. -Yang terakhir, Dr. Tirta mengatakan kepadanya bahwa dia telah menjalani pemeriksaan cepat.

Dr. Tirta telah membagikan situasi kesehariannya secara detail.

Mulai menjalani rapid test pertama, sekitar 8 rumah sudah muak dengan penyaluran APD hingga jam 3 pagi, hingga akhirnya ia masuk rumah sakit karena batuk. Demam .

Baca: Ternyata Dr Tirta Minta Pemprov DKI Matikan Korona: Bakal Dituntut Atau Tidak Dimusnahkan

Baca: Kisah Dr Tirta, Tak Bisa Membantu Mengobati Pasien Corona, Pilih Obat Pelindung Metode tim — Di rumah sakit, Dr. Tirta melakukan tes cepat untuk kedua kalinya. Hasilnya adalah korona negatif.