Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dirjen Dinas Penerangan TNI Nefra Firdaus mengatakan, hingga kemarin (8 Juni 2020), ada tiga petugas yang datang dari Sekolah Perwira Angkatan Darat (Sikapa) untuk bekas pasien “Covid-19” di cluster tersebut. Plasma yang disumbangkan.

Oleh karena itu, sejauh ini, total 43 agen DA telah mendonasikan plasma mereka kepada pasien Covid-19 untuk pengobatan plasma penyembuhan.

Tapi, kata Nefra, proses skrining untuk agen donor plasma adalah kokap sebelumnya dari 19 pasien Secapa AD, dan gelombang berikutnya masih berlangsung. Kata Nefra dalam siaran persnya, Jumat (8/8/2020).

Baca: Newsletter: Per 8 Agustus, di grup Secapa AD, hanya 71 pasien yang positif Covid-19-sebelumnya, delapan agen adalah mantan pasien. Kelompok COVID-19 sekolah calon petugas akan mendonasikan plasma untuk perawatan rutin plasma pada Rabu (5/8/2020). -Nevra bilang dia mendonasikan plasma ke Gatot Soebroto Military Hospital .— Darah “Second Plasma Donor” untuk terapi plasma restoratif yang terdiri dari delapan mantan perwira Secapa AD akan dilakukan di rumah sakit militer hari ini “,” Kata Nefra dalam siaran persnya, Rabu (5/8/2020). –Nefra (Nefra) mengatakan, pendonor plasma gelombang kedua juga dimulai pada Selasa (4/8/2020). – Selasa ( 4/8/2020) Kegiatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan penyakit menular gratis dan apakah titer antibodi sudah mencukupi.

“Hari ini donor plasma gelombang kedua diuji untuk tidak ada penyakit menular, dan jumlah titer antibodi sudah mencukupi. Pada Senin (8 Agustus 2020) plasma yang digunakan untuk rehabilitasi didonasikan di RS Militer Gatot Sobroto. Nevra mengatakan dalam keterangannya: Kemarin, 32 eks Secapa AD (Covid-19) Batch pertama donor plasma (untuk terapi plasma restoratif) yang terdiri dari pasien) dilakukan di RSPAD. “Tekan Selasa (8 April 2020).