Reporter Tribunnews.com Vincentius Jyestha melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dosen Jakarta Muhammad Hidayat dari London School of Public Relations (LSPR) memutuskan menjadi relawan non-medis untuk Covid-19. — Pengalaman tersebut ia sampaikan dalam jumpa pers di gedung BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2020).

Dalam kesempatan ini, Hidayat mengajak generasi milenial untuk mengikuti perkembangan Covid-19. Dengan cara ini, mereka dapat membantu menyebarkan informasi terbaru kepada publik, termasuk perjanjian kesehatan.

“Untuk membuat para milenial memahami perkembangan COVID-19, karena mereka tidak seharusnya melacak perkembangannya. Ketika kita khawatir tentang pengembangan COVID-19, kita dapat memberikan informasi kepada keluarga dan orang lain. Tidak menyebar, “Kata Hidayat pada konferensi pers di gedung BNPB di Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2020).

Bacaan: Lawan kontestan rasis sudah dirawat, dan Odion Ighalo mengaku tak terima jabat tangan

Bacaan: Pengenalan Anaconda: Perburuan anggrek darah akan tayang di Bioskop TransTV pada Sabtu, 6 Juni 2020

Baca: Bersatu untuk Perdana Menteri Kanada George Floyd (George Floyd) berlutut saat presentasi Black Live Matter di Paliament Hill-Dia juga mengimbau semua pihak agar kuat dan waspada untuk menghindari penandatanganan dengan Covid-19, terutama selama Kisaran terkecil dalam keluarga.

“Mari kita ciptakan keleluasaan dalam keluarga dan tanggap terhadap Covid-19. Di lingkungan yang lebih kecil, mungkin orang tua bisa berinteraksi dengan anaknya, sehingga bisa menjadi sesuatu, katanya, di dalam lingkaran keakraban, mereka Bekerja dengan keluarga dan anak-anak .

Karena sering menyelam di zona merah, Hidayat mengatakan, dia menerapkan prosedur kesehatan di rumahnya sendiri.

Setelah sampai di rumah, dia bisa menyemprotkan disinfeksi di luar rumah atau pada pakaian yang dikenakannya. Untuk membersihkan diri sendiri.

Pertama kali menyebar di Wuhan, China.