Anies Baswedan, Gubernur Provinsi Jakarta, mengatakan masyarakat Yabo De Tabek sedang memasuki tahap yang sangat menentukan.

Anies mengacu pada perpanjangan masa pembatasan sosial skala besar (PSBB) hingga 4 Juni 2020. Menurutnya, jika penyebaran Covid-19 menurun selama ini, masyarakat bisa bergerak menuju “normal baru”.

“Dulu kalau transmisi ke DKI Jakarta menurun, maka setelah 4 Juni kita bisa transisi ke normal baru,” kata Anis dalam jumpa pers di gedung BNPB timur Jakarta, Senin. Diatas kata (25/5/2020).

Baca: Laporan Hari Ini, Indonesia Punya 12.342 PDP dan 49.361 ODP Orang

Tapi kalo dalam beberapa hari ke depan, Ibukota Covid-19 menyebar Jumlahnya terus bertambah, dan pemerintah kemungkinan harus mengulangi prosedur yang telah dilakukan sejak Maret tahun lalu.

Baca: Refly Harun Akui Kecewa dengan Jokowi, Saat Corona Menghadapi Perekonomian, Ia Terlihat Tak Punya Uang?

“Jika jumlah orang meningkat keesokan harinya, karena kami mulai bepergian dengan bebas tanpa dilatih menggunakan topeng, itu tidak akan berhasil.” Kami dapat mencuci tangan, jadi mungkin perlu untuk memperluas dan mengulangi prosesnya. Ia mengatakan: “- Bahkan, Anies mengaku DKI Jakarta mengalami kemajuan besar dalam dua bulan terakhir.

Ia mengatakan bahwa 60% penduduk DKI Jakarta memilih untuk tidak bepergian dan menginap. Selama pandemi Hanya 45% mobil pribadi yang bekerja di rumah.

“Kalaupun hanya ada 10% sampai 12% mobil penumpang, MRT hanya menyumbang 5% penumpang, yang artinya lebih sedikit. Inilah hasil kerja rakyat Jakarta dan Yabod Tabek. Ia mengatakan, karena virus menyebar melalui rapat, rapat dibatalkan dan dikurangi.