Laporan oleh Tribunnews.com reporter Reza Deni

Jakarta TRIBUNNEWS.COM

– Ketua tim Gugus Tugas Virus Corona Doni Monardo akan memberikan panduan kepada semua pihak untuk memaksimalkan potensi daerah masing-masing. Doni mengatakan pada konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta Timur: “Pesan saya adalah menjadi kepala kelompok kerja untuk dapat memaksimalkan semua potensi yang ada di tingkat provinsi, kota, kota dan RT / RW.” Saluran Youtube, Rabu (18/3/2020).

Ini terkait dengan pencegahan virus corona, karena penyebaran virus corona semakin meningkat.

Kepala Biro Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa setiap daerah memiliki agen terkemuka dari yang terendah hingga yang tertinggi untuk menangani virus korona.

“RT / RW kami mungkin lebih rendah dari yang diizinkan, kami memiliki desa,” Kami memiliki desa, dan mungkin belum melakukan intervensi. Lurah adalah agen pemerintah terendah di provinsi ini. Tentu saja, kami juga berharap bahwa orang-orang Lula ini akan menunjukkan kepemimpinan dalam mengimplementasikan semua kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, “lanjutnya. Silakan buang waktu atau hanya menggunakan motivasi untuk berdebat solusi untuk epidemi covid-19.

— “Kita semua sama, hentikan perdebatan. Sekarang adalah waktunya untuk meyakinkan warga negara kita untuk memahami apa yang kita lakukan di sini. Dia menyimpulkan bahwa menyatukan dan memelihara bantuan timbal balik adalah solusi terbaik.

Kita tahu bahwa Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah yang bertanggung jawab untuk pengelolaan virus korona (Covid-19), memperbarui 227 pasien yang dites positif terkena virus korona (Covid-19) ke Indonesia. “Ada 55 kasus positif yang ditambahkan, sejauh ini, sampai hari ini kami melaporkan data pada pukul 12:00 pada WIB, jumlah totalnya adalah 227 kasus positif,” kata Yurianto kepada kantor, Rabu. BNPB di Jakarta (18/3/2020) Yuri Anto juga menjelaskan bahwa pasien positif tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

“Di Provinsi Banten, kami menemukan 4 kasus positif, dan di daerah khusus Yogyakarta, kami menemukan 30 kasus lainnya. Kasus positif, DKI Jakarta, kami menemukan lebih dari 30 kasus positif. Dari kasus positif, 12 kasus positif ditemukan di Jawa Barat, 2 kasus positif di Jawa Tengah, 1 kasus positif di Sumatera Utara, 1 kasus positif di Lamphong, 1 kasus positif di Riau, dan kasus positif di Kalimantan Oriental. ” Yuri Anto menjelaskan.

Selasa pagi (17 Maret 2020), Yuri Anto menyebutkan total 172 pasien positif.