TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee (Hans Kwee) mengatakan bahwa setelah peserta pasar memperbarui perhatian mereka pada virus korona atau Covid-19, Wall Street ditutup minggu ini.

Saat ini, ada 1.098.762 Covid 19 kasus di seluruh dunia, 59.172 kematian di Amerika Serikat, menghasilkan 277.467 kasus dan 7.402 kematian.

“Dalam dua minggu ke depan, pasar akan memperhatikan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa mereka sedang bersiap untuk menambah kasus baru virus corona dalam dua minggu ke depan,” katanya kepada Jakarta, Sabtu (4). / 4/2020). Membaca: IHSG diperkirakan akan melemah pada awal minggu dan kemudian naik ke 5.100 poin. Pada saat yang sama, para pejabat Gedung Putih memperkirakan bahwa akan ada antara 100.000 dan 240.000 kematian di Amerika Serikat, yang diperkirakan memuncak pada 2010. Hans berkata: “Dua minggu ke depan.

” Sebagian besar data yang diterbitkan telah mengkonfirmasi dampak negatif Covid-19 pada AS dan ekonomi global. Indeks manufaktur turun dari 50,1 pada Februari menjadi 49,1 pada Maret. “Pengguna telah dipotong tajam. KCI mulai membatasi jam kerja KRL mulai 7 April. Selain itu, jumlah klaim pengangguran awal pada minggu terakhir bulan Maret meningkat dari 3,3 juta orang Amerika yang menganggur menjadi 6,65 juta. Dalam catatannya, data ketenagakerjaan AS turun 701.000 pada Maret, yang merupakan laporan ketenagakerjaan terburuk sejak 2009.

Tingkat pengangguran juga meningkat menjadi 4,4%, dan kemudian penguncian Covid-19 di area tertentu telah membuat AS Ekonomi sangat berat, yang akan dikonfirmasi oleh data yang akan datang. Dia menyimpulkan: “Dengan lonjakan 19 kasus Covid, kami memperkirakan Indeks Wall Street akan jatuh minggu depan. “