Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gugus tugas (tim tugas) melawan Covid-19 DPR RI terus mendistribusikan alat pelindung diri (PDA) ke rumah sakit di seluruh negeri.

Sebelumnya, tim kerja yang menentang Covid-19 DPR RI telah memberikan bantuan ke beberapa rumah sakit di DKI, Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Sekarang, kontingen Covid-19 oposisi yang ditugaskan oleh Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Parlemen Indonesia, sekali lagi memberikan bantuan kepada banyak rumah sakit di Indonesia. Daerah lain yang terkena pandemi Covid-19, seperti kota Tangsel Selatan.

Baca: Untuk mencegah penyebaran Covid-19, warga New York sekarang dapat menikah melalui aplikasi Zoom – dipimpin oleh Ahmad Syawqi, kepala Kelompok Kerja Regional Co-19 Oposisi Selatan, Senin (04) / 20/2020). Komite II DPRD di Kota Nantangerang

BSD, Rumah Sakit Ashobirin Serpong Utara, Perdana Menteri Binta Ro dan Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.

Baca: Kelompok Kerja Oposisi DPR Covid-19 mendistribusikan bantuan kepada staf medis Rumah Sakit Universitas Aborigin Peking University

masing-masing Rumah sakit menerima APD, termasuk 100 potong pakaian Hazmat, 20 bungkus kacamata Google, 10 kotak masker medis atau N95, dan 50 perangkat uji coba cepat. Syawqi mengatakan dalam siaran pers yang diterima, Senin (20/4/2020): “Bantuan semacam ini tidak membantu dibandingkan dengan perjuangan staf medis. Mereka telah memanipulasi garis depan Covid-19.” — ia bertanya kepada publik Hormati dan hormati staf medis yang memainkan peran perintis dalam menangani Covid-19. Artikelnya 19.

Membaca: 306 personil lainnya ditambahkan bersama-sama untuk memperkuat tim kerja Rumah Sakit Pulau Korai- “Kita harus menghormati dan menghormati pengorbanan staf medis ini. Kita bisa melakukannya,” katanya. -Dia juga menyatakan bahwa ia menghormati pertempuran tenaga medis dan bahwa masyarakat Tangerang Selatan harus mengikuti instruksi pemerintah dan mematuhi ketentuan Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Dia juga menghargai langkah-langkah spesifik yang diambil oleh Kelompok Kerja Co-19 House untuk memenuhi kebutuhan tim medis di semua area yang terkena dampak Covid-19.

“Saya sangat berterima kasih atas pembentukan kelompok kerja ini. Kita harus bekerja sama untuk memutus rantai distribusi Covi d-19,” kata Abdul Rosyid.