TRIBUNNEWS.COM-Untuk pertama kalinya sejak 2 Maret 2020, kasus positif virus corona Covid-19 dikonfirmasi di Indonesia.

Pada hari itu, Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan bahwa dua warga negara Indonesia (WNI) terkena virus yang menyerang sistem pernapasan.

Jokowi menjelaskan bahwa dua warga negara Indonesia memiliki kesempatan untuk tetap berhubungan dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia – warga negara Jepang itu diuji virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia. Chokovy mengatakan di Istana Kepresidenan pada hari Senin, 2 Maret bahwa “orang Jepang akan pergi ke Indonesia.” Ternyata orang yang terinfeksi dengan virus corona berhubungan dengan dua orang, satu adalah ibu berusia 64 tahun dan yang lain berusia 31 tahun putri. Pada 2020, dikutip oleh Kompas.com.

Keduanya disebut pasien 01 dan 02.

Baca: Ketika PSSB diminta, markas polisi diminta untuk meningkatkan kecenderungan kriminal sebesar 11% – Baca: Perbarui Corona World Evening 20 April: 1.500 infeksi dan 399 kematian dari Spanyol sore ini

Baca : Pembaruan korona yang terjadi di DKI, Jakarta pada 20 April 2020: Sebanyak 3.112 kasus dan 297 kematian

Sejak diumumkan, Covid-19 telah menjadi masalah yang menarik perhatian hampir semua sektor masyarakat .– – Menurut laporan WIB dari gugus tugas yang mempercepat pemrosesan Covid-19 pada pukul 16:00 pada tanggal 20 April 2020, setidaknya 6.760 orang mengkonfirmasi keberadaan Covid-19 di Indonesia.