TRIBUNNEWS.COM-Peneliti kembali menemukan perilaku baru virus corona atau Covid-19.

Dari studi baru ini, virus corona bisa langsung menginfeksi sel jantung penderita.

Baca: Perbarui: Tambahkan 1.301 pasien, hari ini jumlah total kasus positif Covid-19 telah melebihi 60K

Studi peer-review yang diterbitkan dalam jurnal online Cell Reports Medicine menjelaskan mengapa banyak pasien Covid-19 Menderita komplikasi jantung, seperti aritmia, gagal jantung dan viral myocarditis, bahkan tidak ada riwayat penyakit jantung.

Dalam penelitian yang dilansir South China Morning Post (SCMP) pada Jumat (3/7/2020), studi otopsi terbaru menunjukkan bahwa tes DNA menunjukkan adanya strain SARS-CoV-RNA. Ada 2 di hati.

Namun, risiko pembedahan invasif untuk mendapatkan sampel miokard pada pasien yang masih hidup terlalu besar.

Sebagai imbalannya, para peneliti di Institut Jantung Cedars-Sinai Smidt di rumah sakit pria muda di California memutuskan untuk menguji kardiomiosit yang dibiakkan di laboratorium.

Metode yang digunakan adalah teknologi sel punca untuk menentukan bahwa sel-sel tersebut dapat menginfeksi langsung virus corona penyebab Covid-19. -Hasil penelitian menunjukkan bahwa virus corona dapat memasuki sel di piring laboratorium, mengubah ekspresi gennya, dan bereproduksi. 72 jam setelah infeksi, sel-sel ini juga berhenti berdetak.

Selain itu, para peneliti juga menemukan pengobatan antibodi ACE2, yang merupakan enzim manusia agar virus masuk ke dalam tubuh. Sel jantung yang berasal dari sel, menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 dapat menggunakan reseptor ACE2 untuk memasuki kardiomiosit manusia.