TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memperkenalkan istilah baru untuk menangani kasus Covid-19.

Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07 / MENKES / 413/2020 Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 .

Istilah baru termasuk kemungkinan, mencurigakan, terkait erat, dan dikonfirmasi Covid-19.

Dikutip dari kemkes.go.id, istilah-istilah di atas mempunyai arti yang berbeda-beda, jadi mohon jangan tertukar dengan istilah lain.

Dalam penanganan Kasus Covid-19, lebih detail dan penjelasannya tiap istilah baru.

Baca: Dengan manfaat cegah korona yang tak terhitung jumlahnya, jika pasien mengkonsumsi jahe bisa sangat berbahaya

mungkin

mungkin, misalnya diduga serius akibat alveoli berisi cairan (ARDS) Tersangka ISPA atau gagal napas mungkin telah meninggal karena gambaran klinis Covid-19 yang meyakinkan, dan tidak ada hasil laboratorium uji laboratorium RT-PCR. Beberapa istilah lain yang mengalami perubahan antara lain monitored person (PDO), monitored patient (PDP), dan asimtomatik person (OTG).

Ubah istilah menjadi kasus yang mencurigakan, konfirmasi kasus (simtomatik dan asimtomatik) dan tutup kontak. -Standar yang mencurigakan