Bambang Soesatyo (Bamsoet), Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta, menyoroti upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui metode pembatasan sosial massal (PSBB), yang belum dilakukan. Sebagai pelaksana dan pejabat PSBBB, orang juga harus memperhatikan indikator ekonomi, terutama pekerjaan.

Bacaan: Sandiaga Uno (Sandiaga Uno) menyatakan dukungannya kepada kandidat gubernur, Anies (Anies): meyakinkan Pabowo (Pabowo)

“Jutaan Pekerja yang direncanakan telah di-PHK, dan mereka di-PHK. Jumlah pengangguran terus meningkat, dan dengan itu muncul potensi masalah sosial. Tren ini merupakan tren yang harus diperhatikan semua pejabat daerah. “Ban Suth Senin (Mei 2020) 18) di Jakarta. Ketua Federasi Industri dan Perdagangan Indonesia mengatakan bahwa pemerintah dan Federasi Industri dan Perdagangan Indonesia telah menerima laporan tentang PHK dan PHK.

Dari laporan semua asosiasi pengusaha, Kartin menunjukkan bahwa 6 juta pekerja telah dipecat atau dipecat.

Baca: Karyawan PLN, konsultan, dan pemasok makanan goreng berdoa ke Ferdian Paleka — “Jumlahnya termasuk pekerja dari berbagai industri dan layanan. Pekerja transportasi darat lainnya termasuk hotel, restoran, tekstil, dan alas kaki. Dan industri otomotif alas kaki menjadi frustrasi karena penurunan penjualan, sementara industri farmasi berada di bawah tekanan dari tingginya harga bahan baku, ‚ÄĚkata Bamsoet.

Bamsoet menambahkan bahwa jutaan pekerja yang diberhentikan dan pemegang lisensi tersebar-di bawah pengaruh Covid-19, pemerintah harus memperhatikan belajar di sekolah-sekolah Islam – semakin diterapkan di PSBB, semakin banyak masalah akan menjadi kompleks. Dia mengatakan: “Penerapan PSBB memang diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, PSBB yang berkepanjangan dapat menyebabkan masalah sosial karena gelembung pengangguran.”

Oleh karena itu, Bamsoet mendorong semua pejabat daerah Pastikan PSBB berhasil mengurangi atau mengurangi penyebaran Covid-19.

– 19 Izinkan daerah yang terkena dampak menggunakan PSBB sebagai modal utama masyarakat untuk memulai kembali semua kegiatan produksi.

“Semua pejabat daerah harus melipatgandakan upaya mereka untuk mengurangi penyebaran Cobb-19 selama periode PSBB. Selain itu, pembatasan sosial jangka panjang telah mulai membuat semua orang (termasuk orang tua dan siswa) merasa nyaman,” pungkasnya.