TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan penerapan sistem konvensional baru Jateng masih menunggu pengurangan kurva kasus Covid-19.

Menurut Ganjar, Jateng tidak akan terburu-buru melaksanakan order reguler baru.

Ganjar menjelaskan tujuan saat ini adalah untuk mengurangi kasus Covid-19 pada kurva yang ada.

“Kita mengacu pada kurva. Jika kurva dapat dikurangi di masa depan dan cukup tajam dan hampir menyentuh dasar, kita akan membukanya. Kesalahpahaman standar baru ini mengakibatkan Kotak Korona kedua. Badan Kru Indonesia Viral tatanan-karena itu, pihaknya masih berkomunikasi dengan pelaku ekonomi di tempat-tempat komersial, seperti pusat perbelanjaan, pabrik, dll .- “Suka atau tidak suka, suatu saat nanti kita akan Kembangkan kebiasaan baru, jadi kita harus bersiap, dan stakeholder harus mendukung hal ini. Ganjar menjelaskan.

Berdasarkan data Pemprov, kita mengetahui Covid -19 kasus di Jateng (Hingga Kamis (28/5/2020) ada 1.394 kasus positif.

Sebanyak 658 kasus Orang-orang telah menerima perawatan di bawah pengawasan pasien, dan lebih dari 1.400 orang masih dalam pengawasan.