Laporan reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-61 kasus penipuan yang menyebarkan virus corona atau Covid-19 ditangani oleh Polri.

“Sampai dengan 31 Maret, hari ini, hingga tahun 2020 sudah tertangani 63 kasus penipuan korona yang tersebar di beberapa daerah di Borda, Indonesia,” kata perwira Polres Krim Baris Selatan, Jakarta. Humas Polres Jenderal Argo Yuwono Karo Penmas mengatakan Selasa (31/3/2020). -Argo membenarkan bahwa tersangka dalam perkara ini akan terancam oleh undang-undang Pasal 45 ayat 1 UU ITE, dan Pasal 28 ayat 1 UU 19 tahun 2016, serta amandemen UU Nomor 14 RI tahun 1946, dan Diancam hukuman penjara enam tahun satu juta dan denda satu miliar rupee.

Baca: Anggota Panitia IX DPR berharap PSBB bukan hanya kasasi, tapi juga dihukum berat

“Kami menindak tegas siapa pun yang menyebarkan scam,” ujarnya. -Baru-baru ini Polres Metro Jakarta Timur menangkap juru kamera yang menutup jalan pemeriksaan di Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tepatnya di depan Universitas Borobudur.

SDM disingkat penulis berinisial B (45) ditangkap pada Minggu (29 Maret 2020) pukul 14.00 WIB.

Yang bertindak sebagai kurir setiap hari wajib mematuhi tahun 1946 Pasal 14 UU ITE tanggal 1 Januari 2015.

Baca: Pandemi Corona, Persija Batalkan Rencana Latihan Besok: Perpanjangan Liburan Tim — -Dalam video yang diproduksi dan disebarluaskan oleh penulis, tampaknya Cipinang Melayu diblokir tanpa batas.

Video tersebut telah didistribusikan ke tim di kantor pelaku.