TRIBUNNEWS.COM-Aplikator ojek online Go-Jek bersiap menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat pasca diberlakukannya pembatasan sosial skala besar (PSBB) di DKI Jakarta pada 10-23 April 2020. Kevin Aluwi, Co-CEO Go-Jek mengungkapkan, Go-Jek akan memperkuat layanannya kepada masyarakat. Namun, kami menyatakan dalam keterangan tertulis kepada Tribunnews pada Sabtu (4 November 2020) bahwa saat ini kami sedang mempercepat upaya kami untuk membantu masyarakat melewati masa sulit ini. Kevin mengatakan: “Namun demikian, banyak langkah yang telah kami siapkan agar kami dapat terus melakukan yang terbaik dengan tetap mengutamakan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja terutama dalam pelaksanaan PSBB nanti.” Makam Pahlawan-dilaksanakan di Jakarta Pada masa PSBB, Go-Jek fokus pada tiga hal:

1. Memperluas cakupan layanan – Go-Jek siap membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan memperluas layanan untuk memenuhi kebutuhannya.

Ini mencakup fungsi Go-Food, Go-Mart, Go-Shop, Go-Send dan Go-Fresh. –Kevin mencontohkan, layanan Go-Food kini telah diperluas melayani pembelian barang dan bahan makanan, termasuk pembelian Manajer Pemasaran Bahan Mitra Tani dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.