TRIBUNNEWS.COM-Jumlah kasus Covid-19 atau virus corona di Indonesia terus meningkat.

Data yang dihimpun pemerintah pada Jumat (29 Mei 2020) menunjukkan terdapat 678 kasus baru positif corona di Indonesia dalam kurun waktu 24 jam.

Jadi total kasus positif adalah 25.216.

252 pasien sembuh, jadi total kasus yang sembuh 6.492.

Jumlah kematian meningkat 24, jadi jumlah total kematian adalah 1.520. -Karena itu, dalam jumpa pers yang disiarkan langsung Metro TV, Jumat, juru bicara pemerintah menyampaikan perlakuannya terhadap Covid-19, Achmad Yurianto.

Membaca: Apakah serikat memerlukan jaminan untuk mengadopsi standar baru

Membaca: Bagaimana menerapkan standar baru di tempat kerja? Tingkatkan terjemahan untuk menciptakan jarak fisik-Adapun Yulianto, itu juga mengungkapkan normal baru. Dia berkata: “Ini berarti kita harus memproduksi secara normal, tetapi perlu barang-barang Covid-19 yang benar-benar aman.” Yuri mengatakan masyarakat harus mulai terbiasa membasmi penyebaran ini. Dia berkata: “Terus menggunakan masker dan terus mencuci tangan dengan sabun dan air keran.” Dia selalu bahagia.

“Panik, kecemasan, khawatir hanya akan meningkatkan kekebalan.” – Yuri Anto juga menyerukan untuk menjaga jarak fisik, di mana saja termasuk dia.

Dia meminta masyarakat untuk mengambil tindakan. Batasi ekspor rumah tangga.

“Ketika kami membuat komitmen ini bersama-sama, kami yakin bahwa kami dapat memutus rantai transmisi,” katanya.

Normal Baru

Pada saat yang sama, pelaksanaan tatanan kehidupan baru atau normal baru disiapkan oleh pemerintah untuk dieksekusi.

Sebanyak 4 provinsi dan 2 5 kabupaten / kota sedang mempersiapkan pelaksanaan fase normal baru.

Keempat provinsi tersebut adalah Jakarta, Bekasi, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.