Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Jakarta penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) akan mulai berlaku pada hari Jumat, 10 April 2020.

Dengan penerapan PSBB, penyebaran coronavirus ata Covid- telah dicegah19, hampir semua kegiatan masyarakat terbatas, terutama yang melibatkan banyak orang.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan PSBB, pemerintah provinsi DKI Jakarta telah secara efektif memberlakukan pembatasan dalam 3 minggu terakhir. -Dari seruan untuk bekerja di rumah untuk berhenti belajar untuk melakukan kegiatan di sekolah dan memindahkannya ke rumah, dan berhenti beribadah di tempat ibadah dan membatasi lalu lintas.

Baca: Jasindo mengalami pandemi Virus Corona, pendapatan premium meningkat 15,2%

Dengan penerapan PSBB, kekuatan hukum yang mengikat warga negara yang diperkosa.

“Kami berharap bahwa kami dapat mengirim pesan kepada semua orang pada saat yang sama, yaitu, pembatasan tindakan dan interaksi kami akan sangat mempengaruhi kemampuan kami untuk mengendalikan virus ini,” kata Anies Baswedan dari Balai Kota DKI Jakarta. , Siaran disiarkan langsung di stasiun Kompas TV, Selasa 07 April 4, 2020-Menurut Anies Baswedan, ada beberapa prinsip ketika menerapkan PSBB di wilayah DKI Jakarta Akan dihormati-baca: 8 implementasi PSBB di DKI Jakarta-antara lain, kegiatan belajar selalu dilakukan di rumah.

Kemudian, semua fasilitas umum ditutup.

Fasilitas hiburan pemerintah dan tempat hiburan komunitas ditutup.