TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Menteri Kelautan dan Koordinasi Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa proposal untuk menggantikan hari libur nasional Idul Fitri masih dipertimbangkan pada tingkat teknis.

Ini sejalan dengan seruan kepada publik untuk tidak kembali ke rumah mereka karena pandemi korona.

Baca: 283 mayat DKI dimakamkan dalam perjanjian Covid-19. Ini adalah penjelasan Anies Baswedan kepada Wakil Presiden- “Tentang Partai Massa” Jika ada saran, ini juga akan dihitung ulang, kami Semua konten akan diterjemahkan. Penggantian liburan. Termasuk kemungkinan berganti hari libur di akhir tahun.

“Liburan dapat diberikan pada akhir tahun atau tanggal serupa lainnya hari ini, dan sedang dihitung. Dia mengatakan:” Kami sedang mengembangkan teknologi berikut untuk implementasi. “Menurut Lukht, itu termasuk adanya bantuan sosial kepada masyarakat, khususnya ke DKI, sebagai kompensasi tidak mudik. Ia mengatakan:“ Termasuk masalah bantuan kebawah yang diangkat Pak Ali (Mensos) Tidak boleh tumpang tindih. “

Pada saat yang sama, Menteri Sosial Julia Batubara mengatakan bahwa telah diputuskan bahwa untuk mengurangi blokade, wilayah DKI akan memiliki program bantuan sosial khusus. Presiden menginstruksikan kami untuk mempertimbangkan rencana untuk provinsi dan daerah lain. Rencana khusus yang tujuannya mereduksi gaung dari Jakarta ke daerah. “Oleh karena itu, diputuskan Bansos ke DKI untuk mengurangi pulang pergi, pungkasnya.