TRIBUNNEWS.COM – Walikota Bogor Bima Arya percaya bahwa Pembatasan Sosial Masif Bogor (PSBB) dapat diterapkan minggu depan.

Bima mengatakan Dedie, Wakil Walikota Bogor, saat ini sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan PSBB A. Rachim.

Pasalnya, selama ini Bima masih terjangkit virus Corona (Covid-19). Terima perawatan di rumah sakit.

“Belum ada (PSBB). Saya sekarang di rumah sakit untuk melakukan pekerjaan teknis untuk wakil walikota, tapi saya masih membuat aturan teknis,” jelas Bima dalam wawancara di Youtube TV . Suatu hari Jumat. (10 April 2020) Malam.

“Mungkin nanti minggu depan, itu akan diterapkan ke Kota Bogor,” lanjutnya.

Baca: Ajukan Izin PSBB Seperti Muhammad Idris, Wali Kota Depok, Jakarta: Ini Sangat Mendesak Sekali dibaca: Ada PSBB, Menperin Desak Perindustrian Dapat Izin Tambang-Padahal PSBB Belum Berlaku, Kota Bima Kota Bogor Pemerintah (Pemkot) telah mengeluarkan imbauan yang jelas kepada publik tentang upaya untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Daya tarik pemerintah kota sangat jelas sekarang. Satpol PP, camat, lurah, dia menjamin bahwa semua penduduk tinggal di rumah mereka, bukan di keramaian, jika ada pembubaran, bahkan jika panggilan telah diaktifkan oleh RW Siaga,” Kata Bima. Ia mengatakan, warga tidak akan berbondong-bondong, berkumpul, dan pergi kemana-mana.

Bima menjelaskan RW Alert memiliki pemahaman tentang penyebaran virus corona.

RW Alert bertanggung jawab untuk memberikan edukasi untuk mengenalkan virus kepada warga.