Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Jakarta Makam Pondok Rangon menarik banyak wisatawan yang ingin berziarah pada Idul Fitri kedua.

Meskipun cuaca cerah, beberapa turis masih berdoa.

Menurut Riska, ziarah ke Pemakaman Pondok Rangon selama pandemi Covid-19 menambah pengalamannya. Dia mengatakan dia memiliki kesempatan untuk ragu untuk naik haji, tetapi dia masih membutuhkan waktu karena dia punya waktu luang.

Baca: 749 narapidana dan tahanan di pusat penahanan I Depok diserahkan oleh Idul Fitri

“Sebenarnya, saya takut,” katanya, merasa sangat banyak tentang ziarah ke Pemakaman Pondok Rangon. berterimakasih. Pemakaman untuk para korban Covid-19.

Namun, Riska merencanakan sesuatu untuk mengatasi masalahnya.

Membaca: Hidayat Nur Wahid sibuk selama Idul Fitri: Baca Al Quran dan lengkapi buku hukum Pesantren- “S” bawa semprotan tangan (hand sanitizer) dan kenakan masker, “kata Riska, Dia melakukan ziarah di pemakaman kakaknya pada siang hari berikutnya

Kemudian dia juga berencana untuk mengambil vitamin C-Dia mengatakan bahwa ziarah ini berbeda karena pandemi Covid-19 sedang berkecamuk.

Dia mengatakan kali ini Waktu ziarah lebih singkat dari sebelumnya.

Suasana di pemakaman Pondok Rangon siang ini tampak tenang, tetapi masih ada beberapa peziarah. Di bawah pengawasan Tribunnews.com, bahkan ada jenazah yang baru tiba, dan Banyak orang membawa mayat berseragam.