JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Badan Intelijen Nasional (BIN) menyerahkan bantuan peralatan laboratorium biologi molekuler ke LBM Eijkman Jakarta pada Jumat (10 April 2020). Ikuti instruksi Direktur Jenderal BIN (pensiunan) Budi Gunawan untuk menyebarkan virus korona atau Covid-19. -Bantuan diberikan oleh Bambang Sunarwibowo, Kepala Sekretaris BIN (Sisma), Kepala Komisaris Polisi, dan didampingi oleh staf ahli BIN Majyen TNI Suyanto.

Baca: Kodam Jaya mendukung PSBB dan membantu mendistribusikan makanan pokok di wilayah Jakarta.

Amin Soebandrio, direktur Institut Biologi Molekuler Eijkman, memberikan bantuan kepada BIN. 19 sampel klinis OTG, ODP dan PDP.

BIN berharap untuk menggunakan alat laboratorium biologi molekuler untuk memaksimalkan kinerja dan membuatnya lebih mudah bagi para peneliti untuk mengidentifikasi vaksin Covid-19 yang mencurigakan dan mempercepat produksi vaksin Covid-19. Membaca: 161 staf medis yang dites positif untuk DKI Jakarta Covid-19- “Saya harap dengan menyediakan alat ini, kita dapat mempercepat pemrosesan sampel mencurigakan yang positif untuk Covid-19,” Bambang menerima dalam sebuah pernyataan Dikatakan dalam. -Laboratorium alat bantu BIN meliputi ekstraksi otomatis dan sistem pemurnian, pendingin mikro, sistem qRT PCR, inkubator CO², dan freezer pada -80 ° C. Di masa depan, BIN akan terus bekerja sama dengan LBM Eijkman, terutama dalam penelitian dan pengembangan vaksin Covid-19.