Reporter Tribunnews.com melaporkan Theresia Felisiani

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara aklamasi melarang orang kembali ke Tiongkok pada Idul Fitri tahun 2020. Kami juga akan berdiskusi dengan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal, Senin (20/4/2020) sore. Sistem pengaturan larangan pulang ke rumah telah dirumuskan, termasuk yang mengatur tentang penghentian transportasi. “World Corona Update” Malam tanggal 20 April: Sore ini, jumlah penularan di Spanyol meningkat 1.500 dan angka kematian meningkat 399. Pemerintah melarang mudik. Budi Setiyadi dari Jakarta, Senin (20/4/2020) mengatakan, angkutan umum juga akan berhenti secara otomatis.

Tak hanya itu, sistem pengawasan kendaraan umum dan pribadi sekaligus pelarangan akses jalan juga disiapkan Kementerian Perhubungan.

Baca: Setelah Bima Arya Sembuh di Corona, I Solasi Mandiri: Tak Ada yang Lebih Indah dari di Rumah-Berkat Kendaraan Umum dan Pribadi Tidak boleh keluar dari PSBB yang sudah diputuskan.

“Kalau memang sudah ada keputusan, nanti kita siapkan draf peraturannya. Dilarang pulang. Misalnya, rencana kendaraan umum dan pribadi tidak boleh keluar dari zona merah atau yang dengan PSBB. Area, “katanya. -Meski memang pelarangan pemulangan benar-benar dilaksanakan, Budi Setiadi mengatakan bahwa agar efektif melarang pemulangan ke tanah air dan melaksanakannya dengan benar, semua pihak harus membuat komitmen. Ia mengatakan: “Jika diputuskan untuk melarang hal ini, diperlukan komitmen bersama dari pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Masalah ini memerlukan perlakuan khusus.”