Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Empat orang utusan khusus dari Sekretaris Negara mengunjungi kediaman dinas Sekretaris Negara (Tenhjo Kumolo) Bidang Pemberdayaan Peralatan dan Reformasi Birokrasi di No. 22, Kompleks Vidi Chandra IV, Jakarta. , Sabtu (21 Maret 2020). — Setelah tiga orang terdekatnya terinfeksi oleh virus korona atau co-19, petugas datang ke rumah Tjahjo untuk menyemprotkan disinfektan.

Saat menyelidiki tempat kejadian, empat agen tiba di WIB sekitar pukul 11:40 dan segera meminta izin dari petugas yang melindungi kediaman Tjahjo.

Dua petugas polisi terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) dan masker kuning, sementara memakai semprotan desinfektan.

Bacaan: Mayat perempuan tak dikenal ditemukan di Danau Toba-keduanya mulai menyembur ke seluruh ruangan ke dalam rumah dan ke pekarangan menuju ke pekarangan.

Sekitar 45 menit, waktu penyemprotan disinfektan sudah melampaui petugas polisi di mansion Tjahjo.

Komplek Widya Chandra mengatakan penyemprotan disinfektan sesuai dengan instruksi Menteri hari ini untuk tinggal di kediaman Menteri.

“Target hari ini adalah memiliki 14 dari 28 rumah dinas. Menteri Komplek Widya Chandra mengatakan:” Hermanto.

Baca: Kemlu Singgung Penderita Korona WNI WNI yang Meninggal di Singapura Bilang Semprotan Disinfektan itu Didesain untuk Mematikan Virus Corona yang beredar di Tanah Air. –Selain rumah dinas Tjahjo, tim juga akan menyita rumah dinas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan rumah “lainnya”. Ia mengatakan: “Mega Kuningan.” Sebelumnya, Menpan RB Tjahjo Kumolo menginformasikan bahwa tiga kerabat di keluarganya seropositif virus corona. Ternyata pena korona positif – Tjahjo Kumolo menerima hasil tes pena korona dari Rumah Sakit Militer Gatot Subroto, yang dinyatakan negatif COVID-19. Namun, Tjahjo Kumolo mengungkapkan ada tiga orang di keluarganya yang dinyatakan positif virus corona.

Ini adalah anak kedua dari Tjahjo Kumolo, laki-laki, Asisten pribadi Tjahjo Kumolo adalah seorang wanita dan supirnya adalah seorang pria.