Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah telah meluncurkan 1.500 set alat uji molekuler cepat untuk anti-tuberkulosis untuk pengujian korona. Pemerintah berencana untuk membawa 172.000 kartrid tinta. “Kemarin kami juga sangat senang menerima kartrid yang digunakan pada mesin obat China dan tes molekuler cepat untuk TB yang resistan terhadap obat. Kami dapat membawa 1.500 putaran dari rencana, dan tahap pertama akan menampung 172.000 putaran,” Yulianto Senin (4/5/2020) Beritahukan kantor BNPB Jakarta. – Yuri Anto mengatakan bahwa pemerintah telah mendistribusikan peralatan ke 15 kota di India, termasuk Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauke, Yapen, Sorong, Ternate, Tarakan Dan Nunukan. Tidak perlu menunggu hasil tes swab menggunakan PCR real-time untuk mendeteksi sampel korona.

Saat ini, alat tes molekuler cepat sedang digunakan untuk memeriksa pasien dengan TBC. “” Kami telah mendistribusikan kit ini untuk mempersingkat waktu tunggu untuk sampel inspeksi, “kata Yuri Anto.

Yuri Anto berharap kota-kota ini dapat menyediakan korona sendiri.

Dia mengatakan bahwa itu harus Alat ini digunakan oleh orang-orang yang dapat melakukan pengujian antigen Covid-19 menggunakan peralatan TCM TBM yang resistan terhadap obat.