Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan operasi pasar pada Jumat (3/3). Kampanye ini bertujuan untuk mengendalikan harga kebutuhan dasar selama pandemi virus korona di ibukota.

“Kami akan memastikan pasokan makanan, dan penduduk setempat tidak perlu panik,” Direktur Pelaksana PPKUKM DKI Elisabeth Ratu Rante (Elisabeth Ratu Rante) dikonfirmasi pada Jumat (20/3/2020). Kementerian Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dan Biro Layanan Logistik (Bulog) melakukan operasi pasar di lima lokasi. — Baca: Pasar Mayamaran di Pulau Kuka tidak akan dibuka hingga 31 Maret-lima lokasi ini termasuk Pasar Munjul di Jakarta Timur, Pasar Kebayoran Lama di Jakarta Selatan, Pasar Palmerah di Jakarta Pusat, Jakarta Utara Pasar Sunter dan Pasar Grugal Jakarta Jakarta Barat.

Mengenai pengoperasian pasar ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendistribusikan banyak komoditas seperti beras, gula bubuk, minyak goreng dan tepung. Setiap transaksi target pasar akan menerima dua ton gula. DOA: COVID-19 pulang sebelum Ramadhan, kami ingin tarawi-dalam operasi pasar seperti ini, sembako disediakan dengan harga terjangkau.

Termasuk 5 kg beras setengah jadi, Rp 45.000, beras menengah 50 kg, rata-rata Rp 415.000, beras kualitas tinggi 5 kg, Rp 61.000, tepung terigu Rp 8.500 / kg; minyak nabati Rp 11.500 / liter, Gula Rp12.500 / kg.