TRIBUNNEWS.COM-Setelah virus korona dikaitkan dengan pasar hewan liar China, negara tirai bambu saat ini mempromosikan empedu beruang sebagai obat Covid-19. Tiba-tiba, pernyataan ini membuat marah aktivis hewan. -Dalam sebuah laporan yang dirilis pada Maret 2020, Komisi Kesehatan Nasional China merekomendasikan beberapa perawatan untuk virus ini. -Termasuk metode pengobatan tradisional Tiongkok dan Barat. –Fox News melaporkan bahwa metode pengobatan tradisional adalah injeksi Tan Re Qing (TRQ).

Membaca: Seorang gadis dari Maluku memenangkan penghargaan kecantikan Nona Talent di negeri beruang kutub

Membaca: Peningkatan kanibalisme beruang kutub, iklim dan pengeboran minyak menjadi penyebabnya

Selain mengandung nyali Bedak, suntik juga menggunakan tanduk kambing dan buah-buahan kering.

Suntikan dapat membantu meringankan masalah pernapasan, terutama pneumonia dan bronkitis.

Sesuai dengan gejala utama Covid-19, yaitu batuk dan sesak napas. Aron White, organisasi nirlaba lingkungan di London, mengutuk keras tindakan pemerintah China. Kata White, dikutip dari laman EIA yang dikutip oleh Fox News.