Jakarta, Kantor Imigrasi dan Energi Jakarta telah memecat 1.066 perusahaan dan mempekerjakan 144.432 pekerja. Laporan tersebut berasal dari tribunnews.com, Daat Triatmojo-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta. Akibatnya, 184 perusahaan terpaksa tutup karena pelanggaran aturan PSBB.

Penutupan ratusan perusahaan mempengaruhi 16.424 pekerja. Data ini merupakan inspeksi aktif dari 14 April hingga 11 Mei 2020.

“Kepala Kantor Tenaga Kerja Jakarta mengatakan,” 184 perusahaan yang belum dikecualikan tetapi terus melakukan kegiatan bisnis telah ditangguhkan sementara. “Dan Selasa (12 Mei 2020) mengkonfirmasi bahwa Andri Yansyah adalah seorang imigran.- Area distribusi perusahaan adalah 45 di Jakarta Barat, 25 di Jakarta Timur, 36 di Jakarta Utara, 32 di Jakarta Pusat, dan 46 di Selatan, dan terdapat 620 perusahaan (77.574) Pekerja), perusahaan-perusahaan yang telah dikeluarkan dari Pergub 33 dari tahun 2020 akan menerima peringatan karena mereka belum menerapkan perjanjian sanitasi dengan benar.

Baca: serangkaian fakta pria Bekasi dibunuh dengan linggis Suami dan istri, mereka mendengar bahwa anak mereka diperkosa dan menyebabkan kebencian

Baca: Fakta suami bahwa kekerasan dalam rumah tangga dan rantai melihat kecemburuan yang mencurigakan, penulis meninggal karena bunuh diri

Baca: Liga Inggris mengatakan bahwa jika musim berlanjut , Tidak ada cara untuk menghilangkan degradasi. ——————————————————————– Peraturan Gubernur DKI No. 10 menjelaskan 11 industri yang hanya diizinkan beroperasi selama periode PSBB Jenis bisnis berikut diizinkan untuk terus beroperasi:

1. Kesehatan, 2. Makanan / Makanan / Minuman, 3. Energi ; 4. Komunikasi dan teknologi informasi; Keuangan; 6. Logistik; 7. Perhotelan; 8. Konstruksi; 9. Industri strategis; 10. Layanan dasar, layanan publik dan industri didefinisikan sebagai objek nasional yang penting dan objek tertentu, kebutuhan sehari-hari.