TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membebaskan 30.000 tahanan (tahanan) dan anak-anak.

Untuk mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19, diputuskan untuk membebaskan para tahanan.

Nugroho, direktur Biro Layanan Penjara PLT, mengumumkan pembebasan tahanan.Tahanan hanya berlaku untuk kejahatan umum.

Nugrojo mengatakan bahwa 30.000 tahanan ini akan berasimilasi di rumah.

Ini ditransmisikan dalam video yang diunggah di saluran YouTube KompasTV, Rabu (1/4/2020).

Baca: Pimpinan KPK menyambut tahanan Menkumham Free Corruptor aktif dengan revisi PP 99/2012

Baca: Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di penjara, 1.942 tahanan akan dilepaskan di Riau– – “Kebijakan ini diharapkan memiliki lebih dari 30.000 tahanan dan anak-anak berasimilasi di rumah,” kata Nugroho.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa tahanan yang menerima rencana harus memenuhi persyaratan tertentu.

“Sampai nanti, dengan berlalunya waktu, jumlah penjahat di masa depan akan berkurang menjadi dua pertiga.”

Nugrojo mengatakan bahwa total 13.430 dari 30.000 tahanan yang direncanakan dan anak-anak telah ditahan. Diusir.

9.091 tahanan menghirup udara segar melalui asimilasi.