TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-corona virus atau pandemi Covid-19 tidak diragukan lagi akan mempengaruhi pengurangan pendapatan masyarakat.

Tidak hanya untuk pasien Covid-19, tetapi pendapatan orang-orang biasa juga harus dikurangi untuk mematuhi peraturan pembatasan sosial besar (PSBB), yang mengharuskan mereka untuk menangguhkan pekerjaan.

Baca: Kasus Covid-19 masih sangat tinggi, dan pemerintah provinsi DKI menuntut agar hukuman bagi mereka yang melanggar PSBB transisional diperkuat

Menyadari bahwa pemulihan ekonomi sangat penting, Octa Investama Futures sebagai pemilik Dewan Manajemen Komoditas Berjangka (BAPPEBTI) Pialang valuta asing Indonesia berlisensi memainkan peran aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan.

Berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi orang-orang setelah krisis untuk memulihkan kehidupan normal mereka, Octa mendanai dan mengawasi pembangunan jalan sepanjang 350 meter di desa. Susukan, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Alasan untuk memilih desa ini adalah karena tidak ada jalan yang menghubungkan dengan dunia luar.

“Satu-satunya jalan pedesaan yang telah rusak parah, Direktur Octa Zulfikar Reza mengatakan dalam siaran pers pada hari Selasa (21 Juli 2020):” Jika hujan, hampir mustahil untuk dilintasi.

Melalui jalan ini, anak-anak di desa dapat pergi ke sekolah dengan aman, dan penduduk desa dapat bekerja dan mengangkut alat-alat pertanian dengan aman.

Mengatakan bahwa “Bada merawat lingkungan” adalah tanggung jawab sosial dan melalui peningkatan kehidupan masyarakat Kualitas untuk memperbaiki lingkungan kita. Octa tahu bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

Banyak orang telah mengurangi pendapatan mereka karena kontraksi virus Covid-19 atau dampak aturan PSBB.