Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB), yang akan berlaku besok (10/4/2020).

Anies Baswedan, Gubernur DKI di Jakarta, mengatakan bahwa dia akan mulai mendistribusikan bantuan makanan kepada kelompok miskin dan rentan mulai Kamis ini (9/4/2020).

Ketika situasi ekonomi memburuk, bantuan makanan didistribusikan. Epidemi virus korona (Covid-19).

Indo M Qodari, direktur eksekutif dari barometer, memuji tindakan yang diambil oleh staf nomor satu DKI di Jakarta karena mekanisme distribusi bantuan segera dikirim ke rumah penduduk.

Membaca: Ketika Jokowi membagikan paket makanan kepada pengemudi Ojol dan pengusaha Asong di jalan

“Saya berterima kasih kepada Gubernur Anies untuk kebijakan pengiriman makanan langsung ke masyarakat dan bukan secara lokal dalam bentuk bantuan makanan. Terima Ambil bentuk uang tunai, “kata Qodari di Jakarta, Kamis (4/4/2020).

Qodari menambahkan bahwa mekanisme untuk mendistribusikan bantuan di toko kelontong akan dilakukan oleh polisi dan polisi. Dia menjelaskan: “Mekanisme ini memastikan bahwa penerima bisa mendapatkan makanan tanpa membeli barang-barang lainnya”, sambil menjaga prinsip jarak fisik, dan juga melibatkan peralatan RT RW, jelasnya. Data pendukung standar dan lengkap, hasilnya diterima dalam 2 hari

Kit Qodari, fasilitas distribusi makanan dasar dikirim ke orang-orang di daerah padat penduduk serta orang biasa yang membutuhkan, orang miskin dan rentan sehingga penduduk dapat Dapatkan bantuan di rumah. Dia mengatakan: “Penerima residen tinggal di rumah, tidak ada penduduk yang berkumpul.” Selain itu, di bawah implementasi PSBB, kebijakan tersebut dianggap ekonomi, pertanian, rantai makanan, dan kehidupan akan terus berubah. Qodari menyimpulkan: “” mungkin menjadi contoh di wilayah lain.