Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah meminta semua perusahaan untuk membuat kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai langkah terakhir.

Menaker meminta perusahaan untuk melakukan berbagai upaya dan tindakan lain untuk menghindari PHK. Karena Covid -19. “Situasi dan kondisinya memang sulit. Tetapi sekarang adalah saatnya bagi pemerintah, pengusaha dan pekerja untuk bekerja bersama untuk menemukan solusi untuk mengatasi goncangan Covid-19,” kata Menaker Ida, kepala panggilan konferensi paripurna. Badan Kerjasama Tripartit Nasional (LKS) Jakarta, Rabu (8/4/2020) .- — Baca: Pembaruan Corona pada 9 April: 1,5 juta orang di seluruh dunia terinfeksi Covid-19 dan 331.000 pasien telah pulih – — Kebijakan yang diusulkan oleh pemerintah siap dan dapat digunakan sebagai patokan. Ini termasuk menurunkan upah dan fasilitas karyawan tingkat tinggi (seperti manajer dan manajer), mengurangi shift kerja, membatasi / menghilangkan lembur, mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja, dan memecat atau memberhentikan pekerja / pekerja yang berputar selama periode waktu tertentu. Langkah lain yang dapat diambil adalah tidak memperpanjang kontrak pekerja yang kontraknya berakhir dan / atau tidak memberikan pensiun bagi mereka yang memenuhi persyaratan.

Baca: Komisaris Inspektur RI mengkonsumsi vitamin ini selama isolasi – “Alternatif harus didiskusikan dengan SP / SB atau perwakilan pekerja / pekerja yang relevan terlebih dahulu,” katanya. Menurut data Kementerian Tenaga Kerja per 7 April 2020, dampak pandemi Covid-19, sektor formal telah dihapuskan dan 39.977 perusahaan telah dipecat. Jumlah pekerja / pekerja / pekerja adalah 1.010.579.

Rincian Ya, pekerja reguler dipecat dari 873.090 pekerja / pekerja dari 17.224 perusahaan, dan 137.489 pekerja / pekerja dari 22.753 perusahaan dipecat. Sektor informal memiliki 34.453 perusahaan dan 189.452 pekerja. Ida mengatakan: “Jumlah total pekerja yang diberhentikan oleh perusahaan, sebanyak 74.430 perusahaan yang diberhentikan, jumlah pekerja / pekerja / pekerja adalah 1.200.031.”