Reporter melaporkan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta-Karena penyebaran Covid-19 atau virus korona, pemerintah telah memutuskan untuk melarang pulang.

Larangan kembali ke rumah akan diterapkan pada 24 Maret 2020.

Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa larangan tersebut dilaksanakan setelah tiga investigasi yang dipimpin oleh Kementerian Luar Negeri.

Menurut survei terbaru pada tanggal 15 April, 24% dari masyarakat masih di rumah selama Ramadan dan Idul Fitri 1441 AH.

Baca: Selama wabah korona, pelatih Barcelona Curhatan pecah, Sentuh Messi sampai transfer musim panas- “Atas dasar ini, atas kembalinya konferensi TV pada hari Selasa, 21 April 2020 Dalam pertemuan terbatas diskusi rumah, pemerintah memutuskan untuk melarang beton selama Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun 1441, “kata Luhut dalam konferensi video, Selasa (21/4/2020).

Luhut mengumumkan larangan kembali ke Cina setelah pemerintah memberikan bantuan makanan pokok. Penduduk Jakarta tingkat rendah dan daerah-daerah pendukungnya meliputi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Dan melalui penerapan banyak program jaring pengaman sosial masyarakat, termasuk kartu pra-kerja, kartu makanan dasar, program harapan keluarga, dll. — Baca: Selama wabah Covid-19, mengurangi kepanikan Meyriska selama kehamilan, kisah istri Roger tentang jenis kelamin bayi – Menurut Luhut, mereka yang bersikeras pulang nanti akan dihukum. Larangan kembali ke negara itu tidak akan diberlakukan sebelum 7 atau 13 Mei setelah pengumuman.