Laporan oleh reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menanggapi penurunan jumlah wisatawan asing ke Indonesia karena pandemi Covid-19. Menurutnya, situasi ini ada tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di semua negara di dunia.

Wishnutama meramalkan ini karena negara yang menyediakan wisatawan potensial ke Indonesia memutuskan untuk menutup negara yang masuk dan keluar dari negara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca: 80.192 warga DKI Jakarta mengambil bagian dalam tes korona cepat, dan 77.136 orang dinyatakan negatif

“Dari Januari 2020 hingga Maret 2020, jumlah kumulatif turis asing yang mengunjungi Indonesia mencapai 261 10.000 orang-kali, 30,62% lebih rendah dari kunjungan wisatawan asing Paradigma industri pariwisata atau yang disebut “normal baru” lebih memperhatikan masalah kesehatan dan sanitasi.

Baca: pandemi korona Kedutaan Besar Indonesia meminta pekerja Malaysia untuk tidak kembali ke rumah: Pemerintah menjamin kebutuhan dasar

“Termasuk Tingkatkan layanan pariwisata dan teknologi serta metode digital dalam ekonomi kreatif, “kata Wishnutama. Tidak hanya Indonesia, tetapi negara-negara lain juga telah melihat penurunan dalam kinerja pariwisata.

Baca: Tuduhan AS memiliki bukti kuat bahwa eksperimen China Ruangan yang berasal dari Covid-19-laboratorium ditutup. Perbatasan kota atau negara membuat banyak rute tidak tersedia, sehingga kegiatan wisata stagnan. – Biro Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan asing per Maret 2020 Kunjungan menurun 45,50% dibandingkan dengan Februari 2020.