Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Muhadjir Effendy) mewajibkan warga Surabaya untuk mematuhi peraturan kebersihan selama pandemi Covid-19. Dia meminta warga Surabaya untuk tidak mematuhi aturan hanya di bawah pengawasan agen.

“Jadi kuncinya adalah. Oleh karena itu, jika kita ingin populasi Surabaya menurun, terutama tingkat kematian masih sangat tinggi, warga Surabaya tidak sabar untuk diingatkan untuk dipantau oleh peralatan, tetapi untuk menjadi sadar diri. Mari kita awasi. Diri Anda sendiri, “kata Muhajigir dalam pernyataan tertulis, Kamis (25/6/2020). — Membaca: 70% orang tidak memakai topeng, Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan untuk mengangkut sebanyak mungkin masker ke Surabaya-menurut Mu Muhadjir mengatakan pemerintah pusat memberikan perhatian khusus pada Jawa Timur ke Surabaya.

Hari ini, Presiden Indonesia Joko Widodo, Menteri dan Epara Institute secara langsung mengamati kota Surabaya. Mengurangi angka kematian karena Covid-19.

“Pastikan bahwa Jawa Timur siap panen dan melawan Covid-19 ini dapat segera mengurangi kondisinya, terutama tingkat kematiannya,” kata Muhadjir. Muhadjir menambahkan bahwa karena Surabaya memiliki proporsi kasus tertinggi, Jawa Timur juga memiliki tingkat kematian tertinggi. , Jawa Timur, Kota Surabaya, Kamis (25/6).

Dalam review yang dilakukan oleh Pasar Genteng Baru, Menteri Koordinasi Muhadjir memeriksa ketersediaan peralatan protokol Covid-19 di sana.