Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 masih berdampak di berbagai sektor termasuk pendidikan.

Lebih dari empat bulan kegiatan pembelajaran berbasis sekolah dilakukan secara online atau online. Dalam kasus keberadaan area hijau, Covid-19 kasus dianggap pembelajaran tatap muka secara bertahap. Departemen pendidikan terbuka harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan mencapai tingkat persiapan studi tatap muka.

Dokter Tim Propaganda Publik Kelompok Kerja Nasional. Reisa Broto Asmoro berkata, tentu saja, Anda harus mengikuti prosedur kesehatan yang ditentukan untuk belajar.

Dr. Reisa mengatakan bahwa jika kelompok kerja nasional mengumumkan bahwa area tertentu diklasifikasikan sebagai area hijau, manajer regional dapat melakukan pembelajaran tatap muka di wilayahnya.

“Namun, sekolah harus selalu mengatakan Dr. Reisa pada konferensi pers di Pusat Media Tim Nasional Jakarta, Sabtu (4/7/2020) bahwa ia dapat melengkapi semua daftar periksa dan mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Pertama, harus ada fasilitas sanitasi, seperti toilet bersih, fasilitas mencuci tangan, pembersih tangan, dan desinfektan. Fasilitas medis dapat digunakan.

Ketiga, area tempat masker wajib digunakan di sekolah. Keempat, ada kalorimeter untuk menentukan Suhu tubuh penghuni sekolah Kemampuan memetakan penghuni sekolah yang tidak berwenang untuk melakukan kegiatan di sekolah, yaitu mereka yang memiliki masalah kesehatan atau komorbiditas.