Reporter Tribune Jawa Barat Hilman Kamaludin (Hilman Kamaludin) melaporkan-Karena seringnya pemakaman korban virus korona, sebuah yayasan telah mendirikan sebuah taman pemakaman khusus untuk para korban yang berusia 19 tahun yang hidup sebagai korban. — Makam disiapkan di taman pemakaman Muslim di kawasan Taman Waqf Firdaus Memorial Park yang terletak di Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). .

Asep Irawan, CEO Yayasan Sinergi, mengatakan bahwa makam itu siap karena ada penolakan luas dari penduduk di banyak daerah yang terinfeksi Covid 19 mayat.

Baca: Informasi IDI: 26 dokter meninggal karena virus Corona

Baca: Ojol pembohong, ia tidak dirawat di rumah sakit Purwokerto-Solo Membayar untuk layanan dan batuk setelah kembali dari Jakarta-Baca: Untar menyediakan bantuan telepon gratis untuk anggota medis dan keluarga- “Meskipun pada akhirnya dapat dikubur, data korban sekarat karena epidemi yang berkembang Jika tidak ada upaya serius, tidak mungkin kejadian serupa terjadi lagi, ‚ÄĚkata Asep Irawan melalui pesan tertulis yang diterima forum, Rabu (2020/04/08). Menurutnya, fenomena ini telah mendorong Synergy Foundation (SF) untuk berpartisipasi dalam kampanye ini, yang menyediakan pemakaman khusus bagi warga yang telah meninggal karena infeksi Covid-19.

Dia mengatakan bahwa fiksi ilmiah sedang mencoba untuk menjadi bagian dari solusi untuk wabah korona yang menyebabkan penduduk panik, untuk mengambil tindakan untuk menolak tubuh Covid-19. — “Terima kasih Tuhan untuk alasan khusus. Pemakaman ini awalnya disiapkan di Firdos Memorial Park, Taman Muslim Donation Cemetery, Kabupaten Bandung Barat. Pemakaman ini diluncurkan oleh Yayasan Sinergi sejak 2013. Asep melanjutkan Untuk inisiatif ini, hanya Firdaus Memorial (FMP) saja yang menyediakan 1 bidang tanah, total 10 bidang tanah, dalam 10 bidang tanah ini, 60 badan dapat ditampung, yang masing-masing berisi 2 lubang atau kuburan. Sebuah lubang di setiap plot dapat diisi hingga 3 objek.