Laporan oleh reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melarang acara yang mengundang orang banyak untuk berpartisipasi. -19 di lingkungan sekolah.

“Dalam masa transisi ini, semua kegiatan anak-anak tidak diperbolehkan, dan interaksi antar kelas tidak diperbolehkan. Mereka hanya bisa mengambil kelas dan kemudian pulang,” kata Nadiem Makarim pada konferensi pers online. pada hari Senin. (15/06/2020). Larangan tersebut meliputi kegiatan kantin, kegiatan olahraga, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Membaca: Sekolah tidak mengizinkan guru dengan penyakit bawaan- “seperti kantin”. Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler juga tidak diperbolehkan. Oleh karena itu, tidak ada kegiatan yang terkait yang diizinkan dilakukan selama periode transisi. “Kata Nadim Makarim.

Saat belajar tatap muka, Nadim Makarim benar-benar mengharuskan sekolah menjadi sehat.

Siswa harus memakai topeng, mencuci tangan dan menjaga jarak .– –Baca: Karena rencana KSBB, pemerintah provinsi DKI mengumpulkan 416.000 paket belanjaan dan 163.000 makanan cepat saji

Kita tahu bahwa pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengotorisasi kegiatan pembelajaran tatap muka atau membuka sekolah di area hijau-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bahwa area di area hijau menyumbang 6% dari total jumlah siswa.