Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komite Kedua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia bertemu lagi untuk membahas pelaksanaan pemilihan daerah berikutnya pada hari Kamis, 2020 (11 November, 2020). -Kali ini, Ketua Komite Kedua Dewan Perwakilan Rakyat Ahmed Dolly Kournia mengatakan bahwa pihaknya mengundang Menteri Keuangan Sri Mulliani dan Ketua Kelompok Akselerasi Covid-19 Kelompok Kerja Manajemen Doni Monado

“Lalu kami memutuskan untuk mengadakan pertemuan lain pada 3 Juni. Ini bukan hanya pertemuan kerja dengan Menteri Dalam Negeri dan penyelenggara, tetapi juga pertemuan kerja dengan Menteri Keuangan dan ketua kelompok kerja. Hari ini sedang dibahas,” Dolly Katakanlah, virtual, Kamis (11/6/2020).

Dolly mengatakan bahwa pertemuan ini akan membahas peningkatan anggaran implementasi. Karena diimplementasikan melalui protokol kesehatan Covid-19, pemilihan kepala daerah dapat dilakukan secara bersamaan.

Baca: Menteri Dalam Negeri memastikan pelaksanaan prosedur pemilihan lokal untuk perjanjian pencegahan Covid-19

Dalam kasus ini, Doli mengatakan bahwa partainya menyarankan agar ketentuan mengenai APD dan perjanjian kesehatan lainnya harus dibuat Dengan bantuan Kelompok Kerja Perawatan yang Dipercepat, KPU dapat fokus pada pemantauan kualitas prosedur demokratis. “” Jika 80% hingga 90% barang memang sama dengan yang ada di Kementerian Kesehatan dan kelompok kerja, saya pikir kelompok kerja dapat membantu, tetapi barangnya sama. Politisi -Golkar (Golkar) mengatakan bahwa jika alat pelindung diri dan kebutuhan lain disediakan dalam bentuk komoditas, ini akan meminimalkan peningkatan anggaran dalam bentuk tunai. -Menurutnya, ini akan mengurangi beban pajak negara, sementara berbagai tahap pemilihan masih berlangsung.

Selain itu, Dolly menyebutkan bahwa partainya telah menerima surat rekomendasi dari kelompok kerja Covid-19 untuk mempercepat manajemen pemilu.

“Oleh karena itu, pada tanggal 27 Mei, kami menerima balasan dari kelompok kerja dalam menanggapi surat dari KPU, yang merekomendasikan agar Pilkada dilaksanakan pada tanggal 9 Desember dan bahwa semua fase implementasi Covid-19 harus ketat Implementasi, dan akan terus berkoordinasi di tingkat pusat dan daerah.

“Oleh karena itu, ini adalah salah satu pertimbangan kami, dan tinjauan menunjukkan bahwa semua pihak terkait siap untuk bertemu pada tanggal 9 Desember,” Dolly Mengatakan.